Rabu, 04 Juli 2012

Tobat dalam Renungan

Posted by puisi malam at 7/04/2012 08:58:00 PM 0 comments

Kelamnya moral merasuki hati
Busuknya luka tak bisa terobati
Oh,lalainya sang penunjuk mata angin
Membeku dalam gurun yang dingin

            Bunda,sempurna kau dicipta oleh-Nya
            Keikhlasan dari mu dibalas dengan hina
            Air murni itu kau teteskan dalam naungan doa
            ku letakkan tubuh ini di hadapan mu,bunda

perawan berjalan membawa duri permata
menghilangkan sesaat sengsara di mata
pejuang kini telah tertipu oleh penari tua
teriakan kas manusia itu belakang tibanya

            sayap kini terpasang dalam diri
            berkelana untuk mencari obat hati
            sebesar apa batu keras yang berdiri
            terbelah walau dengan sebatang jati

Minggu, 01 Juli 2012

Kihklasan di dalam hati

Posted by puisi malam at 7/01/2012 08:58:00 PM 0 comments

Kihklasan di dalam hati
Sejenak berbicara pada ketenangan hati
Coba-mencoba menghapus kabut-kabut hitam
Coba-mencoba hilangkan memori-memori kelam
Hati adalah wajah yang tersembunyi

Dia yang berikan kekuatan-kekuatan sejati 
Untuk tetap berdiri melawan hari-hari
Waktupun seakan enggan berhenti
Jikalaupun kita terluka sendiri

Takkan ada selain kita
Takkan ada selain cinta
Terdapat hati yang lemah
Terdapat hati yang kuat

Bukan miskin bukan kaya
Bukan kecil bukan besar
Ketulusan,keikhlasan yang menemani
Mendampingi sampai akhir hayat ini

Sabtu, 30 Juni 2012

Aku tak bisa, tanpa kamu

Posted by puisi malam at 6/30/2012 11:54:00 PM 0 comments

Aku tak bisa,tanpa kamu
Bertahan dalam badai malam
Dingin embun yang tak berarti
Buih yang lama memutih hitam
Hanya kegelisahan darimu dalam hati
                  Takkan bisa ku memilikimu
                  Kau bidadari yang menawan
                  Tak mampu sampai bijak hidupku
                  Hingga malaikat datang di hadapan
Doa yang ku utarakan
Mengharap cinta ini nyata
Tak  perlu sebuah keistimewaan
Tak  jua ingin gemerlap harta
      Sungguh buatku takkan mampu
      Takkan mampu tuk lupakanmu
      Lupakan raut wajahmu
      Wajahmu yang terlukis di dasar hatiku

Kekasih surga

Posted by puisi malam at 6/30/2012 11:52:00 PM 0 comments

Kekasih surga
Angin yang dingin malam ini
Tak bisa dinginkan hatiku
Sebab panas  yang tercipta oleh perasaan ini
Takkan bisa lagi terpadam olehmu

         Salah memang jika ku jatuh cinta padamu
         Wahai bidadari mimpiku
         Takkan mampu kudapatkan mu
         Walau ku jadikan bintang sebagai lentera hidupmu

Kudambakan kau jadi kasihku
Sebab itu ku terjatuh tuk mu
Hanya satu terlintas dalam otakku
Ku lihat senyummu itulah bahagiaku

         Walau ku tak bisa milikkimu
         Walau ku tak bisa jadi kasihmu
         Itu takdir dewa jagad bhatara
         Agar nanti kita bertemu di surga

 

puisi malam Template by Ipietoon Blogger Template | puisimalamidea